Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Pulomas

Konferens DKI Jakarta, Indonesia

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Jumpa Lagi dengan New Operating System

E-mail Print PDF

ASUS A42Jr dengan Processor i5 bisa lebih lambat dari komputer china Pentium 3. Trik bisnis IT memang sangat sering licik dan egois. Beberapa software gratis telah ditempelkan pada system recovery ASUS milikku. Software-software tersebut secara default akan dijalankan di belakang layar pada saat startup. Kemampuan Processor canggih ini dialihkan kepada software bonus yang sebenarnya tidak terlalu saya butuhkan, bahkan keberadaan software tersebut sebenarnya lebih sering mengganggu.

Walaupun pada hakekatnya kemampuan laptop tersebut tidak berubah, tetapi bagi saya laptop tersebut hampir tidak ada artinya lagi, karena fungsi yang sesungguhnya yang saya inginkan dari laptop tersebut bukanlah untuk menjalankan software gratis tersebut, melainkan untuk menjalankan program yang saya inginkan. Bahkan, walaupun software gratis tersebut telah dibuang melalui Uninstall tetapi tetap saja dia meninggalkan jejak. Itulah yang membuat laptopku hanya bisa berlari sekencang siput. ... kau bukan yang dulu lagi... adalah lagu yang tepat untuk menggambarkan perasaanku kepada laptop canggihku itu. menyebalkan...:(

Sebagai tambahan "bonus" lain, beberapa spyware dan malware memasuki system operasi laptop saya. Saya berharap dapat mengatasinya dengan antivirus gratis, atau internet security gratis. Ternyata harapan saya tidak membuahkan hasil. Malahan antivirus gratis menjadi masalah baru. Terpaksa saya menggunakan internert security Trial Version. Ini pun menjadi jerat baru. Saat itu loading laptop saya bagaikan siput tua hamil yang pincang dan stroke. Benarlah kata salah seorang pakar IT, "Antivirus itulah virus itu sendiri" (Merson Simbolon, 2012).

Hal serupa sangat mungkin terjadi dalam hidup manusia. Processor canggih buatan Allah, yang seharusnya bisa berlari sekencang missi Paulus, menjadi lambat karena software-software gratis berupa jabatan baru, proyek baru, bisnis baru, dll, yang telah menyita seluruh daya upaya manusia. Pada hakekatnya kemampuan manusia itu tetap sama, atau bahkan sering lebih baik dari sebelumnya, tetapi hanya sedikit space memory dan Processor yang digunakan untuk mengerjakan tugas yang dikehendaki oleh Pemiliknya. Walapun kemampuan Processor dan Memory mental manusia telah diupgrade beberapa kali hingga telah lebih tinggi dari Processor Nikodemus, tetapi tetap saja pekerjaan Processor Penjala ikan tetap lebih baik.

Berhati-hatilah terhadap Spyware, Malware dan virus-virus rohani yang bertebaran di mana-mana, bahkan di dalam gereja. Berhati-hatilah juga terhadap antivirus-antivirus palsu, yang sesungguhnya adalah virus itu sendiri. Alkitab adalah Antivirus rohani yang asli yang akan diupdate oleh Roh Kudus melalui koneksi doa ke Server sorga yang berbelas kasihan. Jika saja sistem operasi hati manusia tidak di-scan setiap hari melalui menyelidiki Alkitab, maka secara perlahan-lahan agen perusak itu akan mengubah server hati kita mengarah ke Neraka egoisme. Berhati-hatilah juga terhadap cara Quick Scan pada renungan pagi atau renungan malam. Cara scan seperti itu tidak banyak membantu. Full System Scan is highly recommended!

My Laptop's operating system is running well right now. Good job!

But, how about my life's operating system? Does my processor have been fully implemented to the will of my Creator and Owner?

T. Pandiangan

 

Jangan Mengharapkan Keadilan dari Dunia

E-mail Print PDF

Bila seseorang membicarakan tentang keadilan dalam kehidupan di dunia ini, apa yang akan anda katakan? Apakah anda akan setuju bila hidup ini memang adil?

Mari kita ingat kembali masa-masa yang sudah kita lewati. Apakah disana terdapat keadilan?

Mungkin hal-hal sederhana yang terjadi dalam kehidupan, yang seringkali terabaikan namun ternyata penting dapat kita jadikan contoh dalam mencari keadilan. Antara lain: seseorang telah menyenggolmu di jalanan lalu anda terkejut dan spontan berteriak kaget. Lalu orang-orang di sekeliling menoleh ke arahmu dan  memarahimu karena merasa terganggu dengan suasana itu. Anda kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Namun anda malah dicomeli oleh mereka dengan mengatakan : “ah, Cuma itu aja kok”. Anda yang disenggol dan harusnya anda yang ditolong tapi malah anda mendapat comelan. Meskipun anda berteriak bukan untuk ditolong, itu hanya ekspresi spontan yang terjadi karena kaget dan merasa sakit. Tapi hal itu malah dipandang sebagai kesalahan oleh orang-orang sekitar. Mungkin juga bahkan oleh teman anda yang sedang berjalan bersama anda. Anda merasa sakit dan terkejut karena senggolan tadi, lalu anda kmudian diomeli orang-orang yang ada, sementara orang yang menyenggol anda telah pergi dengan keadaan aman. Baiklah, ini bukan suatu masalah, tapi apakah anda menemukan keadilan dalam peristiwa ini? Dan apakah dalam situasi seperti ini keadilan sebenarnya bisa didapat?

Kita sering mendengarkan orang berkata : “dia yang salah kok..” tapi hanya sebatas di perkataan itu saja. Keadilan tidak dicapai. Orang hanya sanggup mengutarakan hal itu tapi tidak mencapai keadilan karena pihak yang berkompeten dalam hal ini tidak dapat mengusahakan keadilan itu sendiri.

Lalu, apa yang harus kita lakukan dengan keadaan ini? Apakah kita harus berdemo dan merugikan banyak pihak demi sebuah keadilan? Apakah dengan cara itu seorang berhak mendapat keadilan? Dan pertanyaan pentingnya, apakah keadilan di dunia ini begitu penting untuk anda?

Mungkin dalam kehidupan anda, ada satu saat dimana anda mempertanyakan dan mencari keadilan untuk diri anda. Entah dalam masalah apapun itu. Tapi apakah anda menjumpainya? Apakah dunia ini berhasil memberi keadilan kepada anda?

Tahukah anda? Bukan satu dua kali saya mengalami ketidak adilan di dalam hidup ini. Tapi ketahuilah, ternyata dengan menerima ketidak adilan itulah maka masalah yang dihadapi bisa terselesaikan. Meskipun sangat tidak mudah untuk melaluinya. Semua butuh dukungan moril dari orang lain, butuh kekuatan yang dari luar diri kita yaitu yang hanya berasal dari Tuhan, bahkan juga butuh pengorbanan harta, tapi betapa indahnya semua itu ketika kita tidak menuntut keadilan dari tempat yang memang tak ada keadilan yaitu dunia ini.

Baiklah, mari kita berhenti membicarakan ketidak adilan yang kita hadapi, dan lihatlah satu bukti ketidak adilan yang menjadi alasan keselamatan kita.

Sahabatku para pembaca yang terkasih,

bila nama baikmu menuntut keadilan ketika kau difitnah, cobalah perjuangkan keadilan bagi Yesus ketika difitnah karena kau. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Ketika perasaanmu menuntut keadilan atas perlakuan semena-mena yang kau alami, cobalah perjuangkan keadilan bagi Yesus ketika IA dimaki karena kau. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Saat tubuhmu menuntut keadilan karena penderitaan yang kau terima, cobalah perjuangkan keadilan  bagi Yesus ketika IA disiksa dengan pukulan dan cambukan karena kau. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Bila hatimu menuntut keadilan karena dilukai, cobalah perjuangkan kedailan bagi Yesus ketika IA dimaki dan perasaanNYA begitu hancur karena kau. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Saat jabatanmu menuntut keadilan karena keputusan sepihak yang diambil atasanmu tanpa kompromi, cobalah perjuangkan keadilan bagi Yesus ketika DIA harus menanggalkan jabatanNYA sebagai Anak Allah karena pelanggaranmu. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Ketika jerih payahmu menuntut keadilan karena hartamu yang harus dikorbankan untuk hal yang tak pernah kau lakukan, cobalah perjuangkan keadilan bagi Yesus ketika IA harus menyerahkan semua miliknya karena dosa yang kau perbuat. Apakah ada keadilan itu untukNYA?

Sesungguhnya, bila kau menuntut keadilan, mungkin kau bisa mendapatkannya. Tapi janganlah lupa, bila hidup ini adil, maka kau yang seharusnya disalibkan bukan Yesus.

Marilah kita menunggu keadilan yang sebenarnya, yang hanya ada pada Kerjaan Tuhan kita. Jalanilah hidup ini dengan ketulusan dalam menghadapi setiap ketidak adilan, dan berbahagialah karena Tuhan sendiri yang akan menyatakan keadilanNYA padamu. Dan keadilan itu benar-benar ADIL.

Galatia 6 : 7.

 

Semoga Tuhan memberkati kita.

Dibuat di Jakarta, 06 Nopember 2011

Oleh : Lydia Maskati

 

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh "PULOMAS"

Jl. Haji Ten I No. 16A RT. 012/01
Rawamangun
Jakarta 13220
INDONESIA

P: 02147860447
E: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
W: www.gmahkpulomas.org

 

 

Surat Bapa - Bahasa Indonesia

E-mail

 

Video God the Father

E-mail

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 3

We have 1 guest online

Pojok Chat

Turn off/on Smileys History FAQ Kide Chat

Last message 10 mouths ago

Pulomas Admin: Hi Jonathan Paul, salam kenal juga. Dari jemaat mana?
Jonathan Paul: test2
Jonathan Paul: Happy Sabat,salam kenal semuanya
Kyriakos: helooo kawan-kawan seiman.... apa kabar? met siap2 sabat yah :)
ezrom thene: Ayamnya telah siap di tobatkan
Pulomas Admin: Selamat datang di Web Pulomas. Kalau mau tinggalkan pesan di sini, buat account dan password dulu ya... ada tuh di sisi kiri bawah, linknya.
Pulomas Admin: Selamat datang di Web Pulomas. Kalau mau tinggalkan pesan di sini, buat account dan password dulu ya... ada tuh di sisi kiri bawah, linknya.
Murdhani Sijabat: test :P
Pulomas Admin: Thanks Jon! Selamat datang pada seluruh pengunjung web Pulomas. GBU!
JoniJnm: Welcome!

Kide Shoutbox v0.5.4

Only registered users can send messages, registrt or login

Polling

Apa yang membuat anda betah berbakti di Pulomas
 
Content View Hits : 16757

Newsflash

Presentase pemuda berbanding orang tua yang tadinya hingga 80% telah menurun seiring dengan bertumbuhnya status para orang muda tersebut ketika membentuk rumah tangga baru. Tercatat kurang lebih 7 pasangan baru yang menikah dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini.